Minggu, 22 Agustus 2010

Pengertian Difusi, Osmosis dan terfasilitasi

Tugas Pertama
tentang
Browsing Transpotasi Zat melalui Membran Sel
(Alat Transportasi Aktif & Pasif)

Alat Transportasi Pasif
Artinya adalah proses transportasi pada membran sel yang tidak menggunakan Energi

Difusi : Adalah peristiwa mengalirnya/berpindahnya suatu zat dalam pelarut dari bagian berkonsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah. Contoh yang sederhana adalah pemberian gula pada cairan teh tawar. Lambat laun cairan menjadi manis. Contoh lain adalah uap air dari cerek yang berdifusi dalam udara.
(http://agrica.wordpress.com/2009/01/03/difusi-osmosis-dan-imbibisi)

Osmosis : adalah perpindahan air melalui membran permeabel selektif dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat. Membran semipermeabel harus dapat ditembus oleh pelarut, tapi tidak oleh zat terlarut, yang mengakibatkan gradien tekanan sepanjang membran. Osmosis merupakan suatu fenomena alami, tapi dapat dihambat secara buatan dengan meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi pekat menjadi melebihi bagian dengan konsentrasi yang lebih encer. Gaya per unit luas yang dibutuhkan untuk mencegah mengalirnya pelarut melalui membran permeabel selektif dan masuk ke larutan dengan konsentrasi yang lebih pekat sebanding dengan tekanan turgor. Tekanan osmotik merupakan sifat koligatif, yang berarti bahwa sifat ini bergantung pada konsentrasi zat terlarut, dan bukan pada sifat zat terlarut itu sendiri.

(http://agrica.wordpress.com/2009/01/03/difusi-osmosis-dan-imbibisi)

Alat Transportasi Aktif
Artinya adalah proses transportasi pada membran sel dengan menggunakan Energi

A. Endositosis
Endositosis adalah proses pemasukan zat ke dalam sel. Proses ini tergolong transpor aktif karena melawan kadar gradien (dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi) dan memerlukan energi sel. Endositosis terbagi dua, yaitu fagositosis (pemasukan zat padat) dan pinositosis (permasukan zat cair). Contoh endositosis adalah sel darah putih yang memakan bakteri penyakit. Sel tersebut membungkus bakteri dan menangkapnya dalam suatu vakuola makanan yang selanjutnya dicerna oleh lisosom.
(http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090804064558AApIP9p)

B. Eksositosis
Eksositosis adalah proses pengeluaran zat dari dalam sel. Proses ini juga tergolong transpor aktif karena melawan kadar gradien (dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi) dan memerlukan energi sel. Contoh eksositosis adalah proses pengeluaran zat dari dalam sel - sel kelenjar pada peristiwa sekresi. Cairan enzim itu dimasukkan ke dalam vakuola. Vakuola itu menuju ke tepi sel, kemudian membran plasma akan membuka dan keluarlah enzim tersebut dari dalam sel.

(http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090804064558AApIP9p)

1 komentar:

JAKFAR mengatakan...

Posting Tugasnya sudah ustad periksa, ada beberapa hal yang mesti diperbaiki :
1.Carilah sumber artikel yang
mencantumkan nama penulisnya,
baru diikuti dg alamat webset-
nya
2.Cantumkan jg setiap gambar pada
setiap proses transport.
3.Tuliskan DAFTAR PUSTAKA pada
akhir artikel yang Antum buat.
Hal ini, akan lebih bagus krn
bisa membantu orang lain yg
membuka blog Antum OK.
4.SEGERA PERBAIKI & POSTING
KEMBALI
5.Tugas Antum Masih Berani Ustad
berikan SKOR 70 (PERBAIKI)!

Poskan Komentar